Materi Khotbah

PENTINGNYA MENUNTUT ILMU

ا سلام عليكم ورحمت الله وبركا ته


        ÷Kptø:$# ¬! üÏ%©!$# tAtRr& 4n?tã ÍnÏö7tã |=»tGÅ3ø9$# óOs9ur @yèøgs ¼ã&©! 2%y`uqÏã    $VJÍhŠs% uÉZãŠÏj9 $Uù't/ #YƒÏx© `ÏiB çm÷Rà$©! tÏe±u;ãƒur tûüÏZÏB÷sßJø9$# z`ƒÏ%©!$# šcqè=yJ÷ètƒ ÏM»ysÎ=»¢Á9$# ¨br& öNßgs9 #·ô_r& $YZ|¡ym   šúüÏVÅ3»¨B ÏmŠÏù #Yt/r&    uÉZãƒur šúïÏ%©!$# (#qä9$s% xsƒªB$# ª!$# #V$s!ur    $¨B Mçlm; ¾ÏmÎ/ ô`ÏB 5Où=Ïæ Ÿwur óOÎgͬ!$t/Ky 4 ôNuŽã9x. ZpyJÎ=Ÿ2 ßlãøƒrB ô`ÏB öNÎgÏdºuqøùr& 4 bÎ) šcqä9qà)tƒ žwÎ) $\/Éx. اَ شْهَـدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ الله وَاَشْـهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَـيِّدِ نَا مُحَمَّدٌ وَعَلَى اَلِهِ وَصَـحْـبِهِ اَجْـمَعِيْنَ

اَمَّا بَعْـدُ : فَيَا عِبَا دَاللهِ اُوْصِـيْـكُمْ وَاِ يَّا ىَ بِـتـَقْوَى اللهِ، اِتَّـقُـوااللهَ حَقَّ تُـقَا تِهِ وَلاَ تَـمُـو تُنَّ اِلَّا وَاَنْتُــمْ مُسْـلِمُـوْ نَ



        Yang pertama marilah kita senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan beberapa Nikmat, Rahmat, Taufiq, Hidayah serta Inayah kepada kita semuanya. Sehingga kita dipertemukan dalam majelis ini, dalam keadaan sehat wal afiah. Salah satu nikmat Allah yang sangat besar adalah kita masih diberikan nikmat iman dan Islam, Amin Allahumma Amin......

       Tak lupa sholawat dan salam kita sanjungkan kepada Nabi agung Muhammad SAW yang senantiasa kita nantikan syafaatnya  di Yaumul Qiyamah nanti Amin Allahumma Amin......

Hadirin – Hadirat yang berbahagia

        Perlu kita ketahui bahwa, ilmu sangat penting bagi manusia terutama bagi mu’min mu’minah hukumnya wajib a’in sebagaimana sabda Nabi:

طَلَبُ الْعِلْم فريضة المسلم والمسلمات

Dari sini jelaslah bahwa sebelum pemerintah sibuk memberantas buta huruf, mencanangkan wajib belajar 9 tahun, wajib belajar 12 tahun, 14 abad yang lalu Nabi sudah mencanangkan kewajiban menuntut ilmu, pentingnya menuntut ilmu, manfaat orang menutut ilmu.  apa sih pentingnya menuntut ilmu dan apa manfaatnya?

      Suatu ketika Nabi ditanya oleh seorang petani, tentang kurmanya yang tidak bisa berbuah, kemudian Nabi menjawab: Ya dikawinkan saja antara bunga betina dan jantan, kemudian orang tersebut melakukan perintah Nabi, setelah ditunggu beberapa saat, ternyata kurma itu tidak berbuah juga. Kemudian petani itu datang kembali kepada Rosul untuk mengadukan halnya: Ya Rosulullah kenapa tidak juga berbuah kurma saya? Padahal saya sudah kawinkan............... nabi menjawab:
ا نتم اعلم با امر اعـد ني كم
“Kalian lebih faham tentang urusan duniamu”

     Disinilah pentingnya ilmu, kenapa petani brertanya dengan nabi tentang pertanian ? nabi kan tidak ahli pertanian, untuk itu bertanyalah kepada yang ahlinya:

فـا سا لوا اهـل الذ كـرى انكنتـم لا تعلـم
“Bertanyalah kamu kepada yang ahlinya jikamu tidak mengetahui”

Kewajiban menuntut ilmu adalah ilmu dunia akhirat, kita bisa mengetahui sesuatu harus dengan ilmu, kita ingin membuat sesuatu harus dengan ilmu, kita ingin menguasai dunia juga harus dengan ilmu. Terlebih lagi akan memperoleh kebahagiaan akhirat juga harus dengan ilmu.
      Mengapa Al-Qur’an turun pertama kali surat Al- Alaq dengan awalnya iqro’ apa rahasia kalimt itu ? mengapa kok tidak $O!9#  yang pertama ? hal ini bahwa Islam bisa terbangun dengan kuat diawali dengan membaca dari membaca kita mendapatkan ilmu, dari membaca kita mendapat pengetahuan dari pengetahuan itulah pintu masuk untuk menguasai dunia. Dengan demikian umat Islam kalau akan maju, akan berhasil, akan sukses dunia akhirat jangan melupakan ilmu pentingkanlah ilmu. Dalam kitab ikhya’ ulumuddin karya imam Al-Ghozali juz 1 : bahwa Ibnu Abbas berkata : Disuruh pilih pada Sulaiman bin Daud a s antara ilmu, harta, dan kerajaan maka dipilihnya ilmu lalu dianugerahkan kepadanya harta dan kerajaan bersama ilmu itu.
Untuk itu marilah kita sebagai generasi muda hendaknya mengambil ibrah dari hikmah atau dari tokoh orang terdahulu untuk kepentingan masa kini dan masa yang akan datang. Ilmu juga dapat menjadi hiasan bagi dirinya sendiri juga menjadi penerang bagi orang lain bagi diri sendiri, dengan ilmu manusia bisa meningkat derajatnya, bisa mendekatkan diri kepada Allah dan bisa menguasai dunia sedangkan bagi orang lain dapat memberikan pencerahan pada orang lain, memberikan penerangan mengarahkan ke jalan yang benar dan selalu memancarkan nikmat kepada masyarakat sebagaimana kata Azzarmuji:
تعلم فان العلم زين لا هـله وا نوان لكـل محا مدي
      Namun didalam memperoleh ilmu  ada beberapa syarat yang harus ditemui, artinya menuntut ilmu akan berhasil jika memenuhi beberapa persyaratan. Imam Azzarmuji dalam kitab A’limul Muta’alim menyatakan:
                 ·         الالاتـنا ل العلم الا با ستـة  
                 ·         سـا نـبـك ان مجمواها با بيا نى
                 ·         ذ كا إ وحرس واسـتـبـار
                 ·          وبلغة وارسـا داسـتـا ذ ونو ل و ما ني
Ingatlah bahwa syarat menuntut ilmu ada 6 antara lain:
Ø  cerdas
Ø  motifasi belajar yang tinggi
Ø  sabar
Ø  biaya
Ø  memilih guru yang baik ahlaqnya dan mahir ilmunya
Ø  lama waktunya

Oleh karena itu jika kita ingin berhasil menuntut ilmu, maka kita harus cerdas, dalam arti mau berfikir mampu menganalisis, mau berusaha, punya motifasi belajar yang tinggi, sabar dalam menghadapi godaan, cobaan, kesulitan, dan rintangan yang menghalang di jalan menuntut ilmu, tidak kalah pentingnya dalam memilih guru yang mengerti tentang segala sesuatu tidak hanya pandai dalam ilmu tetapi mengerti dalam hukum dan syariat-syariat agama. didalam menuntut ilmu dibutuhkan waktu yang lama, tidak cukup sehari dua hari, tidak cukup semiggu dua minggu, tidak cukup setahun dua tahun tetapi belajar sepanjang hayat.
adapun manfaatnya ilmu banyak sekali salah satunya adalah meningkatkan derajat manusia, ilmu bisa mengangkat derajat manusia harkat dan martabat, kemuliaan, harga diri, percaya diri dan kepuasan hidup, oleh karena itu kalau kita ingin meningkat derajat kita maka carilah ilmu sampai ke batas
طلب العلم ولـو با الصـين
“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina”

            بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَـكُــمْ فِى الْقُرْاَ نِالْعَـظِـيْـمِ ، وَنَفَعَـنِي وَاِيَاكُـمْ بِـمَا فِيْهِ مِنَ الْاَيَا تِ وَالذِّ كْرِالْحَكِيْمِ وَتَقَبَلْ مِنِّى وَمِنْـكُـمْ تِلاَوَتَهُ اِنَّهُ هُوَالسَّمِيعُ الْعَلِيـْمُ
            اَقُوْلُ قَوْلِى هَذَاوَاسْـتَغْـفِـرُاللهَ لِى وَلَـكُـمْ وَلِسَـائِرِ الْمُسْـلِمِيْنَ وَالْمُسْـلِمَا تْ وَالْمُؤْمِنِـيـْنَ وَالْمُؤْ مِنَاتْ اِنَّهُ 
هُوَالْغَـفُـوْرُالرَّحِيْمِ

Read Users' Comments (0)